infokota.online
Pekalongan – Kekeringan yang melanda Desa Brondong, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, membuat sebagian warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya kegiatan Bantuan Air Bersih KODIM 0710/Pekalongan bekerja sama dengan PDAM Tirta Kajen dan BPBD Kabupaten Pekalongan, Rabu (30/9/2026).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekurangan air selama musim kemarau.
Ketua RT 04 RW 02 Desa Brondong, Rasmani, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Berterima kasih kepada Bapak semua yang sudah membantu warga saya yang kekurangan air bersih,” ujar Rasmani.
Ia berharap bantuan air bersih dapat terus diberikan apabila kondisi sumber air di wilayahnya belum kembali normal.
“Harapannya, jika air bersih di desa tidak mengalir, diharapkan bantuan air bersih kepada warga terus diberikan,” katanya.
Rasmani menjelaskan, di wilayah RT 04 RW 02 terdapat sekitar 55 kepala keluarga. Dalam pendistribusian tersebut, setiap rumah mendapatkan sekitar 4–5 galon air bersih.
“Kekeringan sudah lama,” ungkapnya.
Sementara itu, warga RT 04 RW 02, Ningsih, mengatakan dirinya dan warga lainnya telah mengalami kesulitan air bersih selama kurang lebih dua bulan.
Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air, warga masih mengandalkan sumber mata air yang tersisa meskipun debitnya sudah kecil.
“Ya, dari sumber mata air yang masih ada, meskipun alirannya kecil,” tutur Ningsih.
Menurutnya, untuk mendapatkan air dari sumber tersebut, warga harus menempuh jarak yang cukup jauh. Ia memperkirakan jaraknya mencapai sekitar 2 kilometer dari rumahnya. Perjalanan pulang-pergi membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan menggunakan sepeda motor.
“Jauh, kemungkinan sampai 2 kilometer,” katanya.
Ningsih menjelaskan, air yang diperoleh dari sumber tersebut digunakan terutama untuk kebutuhan minum dan memasak. Sementara kebutuhan mandi dan mencuci terpaksa dilakukan di sungai.
“Satu galon buat minum sama masak. Kebutuhan mandi sama nyuci di sungai,” ujarnya.
Atas bantuan air bersih dari Kodim 0710/Pekalongan bersama PDAM Tirta Kajen dan BPBD Kabupaten Pekalongan, Ningsih menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI yang telah membantu masyarakat.
“Ya, terima kasih sama Bapak TNI atas bantuannya,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan air bersih dapat terus diberikan selama hujan belum turun dan kondisi sumber air warga belum kembali mencukupi.
“Harapannya, kalau belum ada hujan, ya tetap harus dibantu,” pungkasnya.
