PEKALONGAN — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam memperkuat ketahanan pangan kembali membuahkan hasil. Belasan alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan dari pemerintah pusat telah diterima dan akan disalurkan kepada kelompok tani pada awal tahun 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan, menjelaskan bahwa bantuan tersebut terdiri atas berbagai jenis alsintan yang ditujukan untuk mempercepat proses pengolahan lahan sekaligus menekan biaya produksi petani.
“Hingga saat ini sudah turun 11 unit traktor roda empat dan 5 unit rotavator. Total sementara ada 16 unit,” ujarnya.
Yudhi menambahkan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah. Berdasarkan informasi dari kementerian terkait, dua hingga empat unit traktor roda empat kembali diproyeksikan akan diterima Kabupaten Pekalongan dalam waktu dekat. Seluruh bantuan akan disalurkan setelah Surat Keputusan (SK) hibah dari kementerian diterbitkan.
“Sebagian calon penerima sebenarnya sudah terdata. Namun untuk unit yang turun di akhir tahun, SK-nya belum keluar. Karena itu, penyerahan akan dilakukan sekaligus setelah seluruh SK hibah lengkap,” jelasnya.
Rencananya, penyerahan bantuan alsintan akan dilakukan awal 2026 dan dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan. Melalui dukungan alsintan modern, Pemkab Pekalongan menargetkan peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian petani.
Yudhi juga memastikan bahwa seluruh bantuan diberikan tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun. Ia berharap, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan oleh kelompok tani untuk meningkatkan kesejahteraan.
“Kami pastikan tidak ada biaya. Harapannya, produktivitas meningkat dan petani semakin mandiri,” pungkasnya. (Han)
