PEMALANG — Upaya pengamanan Objek Vital Nasional (OBVITNAS) di sektor ketenagalistrikan terus diperkuat. PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu (ULTG) Tegal menggelar sosialisasi mengenai manfaat serta potensi bahaya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) kepada masyarakat Desa Jrakah, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Jumat, 21 November 2025.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga mengenai pentingnya infrastruktur transmisi listrik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan jaringan yang termasuk kategori OBVITNAS.
Team Leader K3L dan KAM ULTG Tegal, Dwinta Andika, menjelaskan bahwa keberadaan jaringan SUTT dan SUTET merupakan penopang utama distribusi listrik antardaerah. Menurutnya, keselamatan dan keandalan sistem sangat bergantung pada dukungan lingkungan sekitar.
“SUTT dan SUTET membawa manfaat besar bagi pasokan listrik, tetapi ada aturan keselamatan yang harus dipahami agar tidak membahayakan warga maupun infrastruktur,” ujar Dwinta dalam paparannya.
Ia menekankan pentingnya menjaga jarak aman, tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur transmisi, serta segera melaporkan jika ada potensi gangguan. Hal ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya bersama memastikan kelancaran distribusi listrik dan menjaga stabilitas pasokan bagi masyarakat luas.
Warga Desa Jrakah yang hadir tampak antusias mengikuti materi terkait bahaya listrik tegangan tinggi, prosedur keselamatan, dan peran masyarakat dalam pengamanan OBVITNAS. Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif agar infrastruktur vital negara tetap terjaga dan beroperasi optimal.
PLN ULTG Tegal berencana melanjutkan kegiatan serupa di wilayah lain sebagai bagian dari program edukasi berkelanjutan mengenai keselamatan ketenagalistrikan. (Bar)
