Infokota.online
Blang Pidie– Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah Indonesia (BEM PTMAI) Zona 1 Aceh–Sumatera Utara menginstruksikan percepatan regenerasi kepengurusan di seluruh kampus wilayahnya. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat peran strategis gerakan mahasiswa di lingkungan PTMAI.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Koordinator Daerah BEM PTMAI Zona 1 Aceh-Sumut, Maulia Rahman, pada Rabu (22/4/2026). Ia menegaskan bahwa regenerasi bukan sekadar agenda rutin pergantian pengurus, melainkan bagian penting dari keberlangsungan organisasi yang harus dikelola secara serius dan terstruktur.
“Regenerasi kepemimpinan bukan formalitas. Jika tidak berjalan baik, konsolidasi gerakan mahasiswa di tingkat kampus akan melemah,” ujar Maulia. Ia juga mengingatkan seluruh BEM PTMAI di tingkat daerah untuk segera mempersiapkan dan melaksanakan kongres, khususnya bagi kepengurusan yang telah habis masa jabatannya.
Dalam arahannya, BEM PTMAI Zona 1 meminta setiap kampus menyusun peta jalan (roadmap) regenerasi untuk satu periode ke depan. Penyusunan roadmap ini mencakup tahapan kaderisasi, proses seleksi kepemimpinan, hingga penguatan kapasitas pengurus baru agar mampu melanjutkan program kerja secara berkesinambungan.
Selain percepatan kongres, penguatan sinergi antar-BEM juga menjadi perhatian utama. BEM yang telah memiliki struktur organisasi kuat didorong untuk memberikan pendampingan kepada kampus lain yang masih dalam tahap pengembangan. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya kevakuman organisasi di sejumlah daerah.
“Tidak boleh ada lagi BEM yang mati suri. Semua harus bergerak dan saling menguatkan,” tegas Maulia.
Ia menambahkan, keberlanjutan regenerasi merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah PTMAI sebagai pusat gerakan intelektual dan dakwah di lingkungan kampus Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan pengawalan serta evaluasi secara berkala terhadap progres regenerasi di setiap daerah.
Lebih lanjut, BEM PTMAI Zona 1 juga mendorong pelaksanaan Silaturahmi Wilayah (Silatwil) dalam waktu dekat. Forum ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus ajang regenerasi kepemimpinan di tingkat regional.
“Kami berharap Silatwil segera terlaksana sebagai ruang strategis untuk melahirkan kepemimpinan baru yang siap melanjutkan estafet perjuangan,” tambahnya.
Langkah tegas ini mencerminkan komitmen BEM PTMAI Zona 1 dalam memastikan roda organisasi tetap berjalan dinamis dan adaptif di tengah tantangan zaman.
Regenerasi yang terencana dan berkelanjutan diharapkan mampu mencetak kader-kader mahasiswa yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan integritas moral yang kuat.
(Lia)
