Infokota.online
Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi mengubah tagline institusi dari “Presisi” (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menjadi “Polisi Bersama Masyarakat”. Perubahan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan Kapolri Jenderal (Polisi) Suyudi Ario Seto yang menempatkan publik sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa jargon baru tersebut bukan sekadar slogan formalitas, melainkan Doktrin kepemimpinan yang wajib diwujudkan dalam budaya kerja seluruh personel Polri.
“Polisi Bersama Masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Isir dalam siaran pers resminya, Senin (5/10/2026).
Langkah transformasi ini sejalan dengan visi yang dipaparkan Suyudi saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) Calon Kapolri di DPR RI pada Kamis (1/10/2026) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Suyudi membeberkan lima pijakan utama arah kepemimpinannya, mencakup pemetaan situasi nasional, analisis lingkungan strategis, perbaikan atas suara masyarakat, arah transformasi Polri, hingga pelaksanaan program 100 hari pertama yang berkelanjutan hingga 2029.
Suyudi juga secara terbuka menyampaikan bahwa kritik serta masukan publik merupakan bagian penting dalam perjalanan reformasi struktural, instrumental, dan kultural di tubuh kepolisian.
“Kritik dan keluhan publik masih kita terima. Bagi saya hal itu bukan sesuatu yang harus ditutupi. Kritik yang berbasis fakta adalah sistem peringatan dini agar institusi mengetahui bagian mana yang harus segera diperbaiki,” ujar Suyudi saat memaparkan visinya di DPR RI.
Melalui penerapan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”, Polri berkomitmen menghapus sekat dengan warga, merespons cepat berbagai aduan, serta memastikan penegakan hukum yang berkeadilan demi mendukung penguatan keamanan nasional dan stabilitas pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
(csw)
