Infokota.online
Jakarta — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari tingkat Koordinator Kecamatan (Korcam) hingga pimpinan wilayah, untuk menggelar inspeksi mendadak (sidak) harian ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tegas ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat kepatuhan internal dan maraknya keluhan yang berpotensi merusak keberlanjutan program prioritas pemerintah tersebut.
Sudaryono menegaskan, pengawasan harian tanpa menunggu instruksi pusat sangat krusial. Pasalnya, pelanggaran yang dilakukan segelintir oknum ber dampak demoralisasi pada mayoritas petugas yang sudah bekerja dengan baik, sekaligus memperburuk citra keseluruhan sistem MBG di mata publik.
“Pertaruhannya adalah keberhasilan program. Saya minta Korcam sidak setiap hari ke dapur-dapur. Masa baru ada sidak baru tertib? Jika ternyata memang tidak bisa dibina, mohon maaf, harus kita ambil tindakan tegas atau pecat,” tegas Sudaryono melalui unggahan di akun Instagram resminya, Minggu (4/10).
Selain pengawasan harian, BGN menyoroti alur pelaporan dan pengaduan yang kerap mengendap di tingkat menengah, seperti Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) dan Koordinasi Lapangan (Korwil). Banyak pengaduan dari pengelola SPPG maupun mitra dapur yang hilang di jalan tanpa penyelesaian yang jelas.
Untuk menjamin transparansi, BGN menginstruksikan agar seluruh keluhan di lapangan langsung ditembuskan ke Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) di kantor pusat. Deputi Tauwas juga ditugaskan mengabsen kehadiran pejabat wilayah yang diwajibkan memimpin apel langsung dari titik-titik dapur MBG.
Pengawasan ketat ini diintegrasikan dengan penggunaan daftar periksa (check-list) standar di setiap kegiatan sidak. BGN memastikan tidak akan segan melakukan pencopotan jabatan bagi personel yang dinilai lalai dan merugikan pelaksanaan program MBG.
