Temanggung, INFO KOTA| Kepengurusan Markas Daerah (MADA) DPD Penerus Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PPKRI) Batalyon Serba Guna Trikora Bela Negara Provinsi Jawa Tengah resmi dilantik. Pelantikan pengurus Markas Cabang (Macab) PPKRI se-Jawa Tengah tersebut mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah dan Pangdam IV/Diponegoro sebagai bentuk penguatan peran organisasi dalam pembinaan sosial kemasyarakatan.
Pelantikan sekaligus peresmian kantor sekretariat PPKRI itu digelar di Desa Pare, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Selasa (10/2/2026). Pesan Gubernur Jawa Tengah, Purn. Irjen Pol. Ahmad Luthfi, disampaikan melalui perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah. Sementara perwakilan Pangdam IV/Diponegoro menegaskan PPKRI merupakan mitra strategis pemerintah dan TNI.
Ketua MADA DPD PPKRI Jawa Tengah, Warjuki, menyampaikan bahwa amanah yang diemban jajaran pengurus bukanlah hal ringan. PPKRI, kata dia, siap bersinergi dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat demi menjaga nilai-nilai perjuangan bangsa.
“Tugas dan amanah kami di PPKRI sangat berat. Kami siap bekerja sama dengan banyak pihak, mulai dari pemerintahan desa, kecamatan, kabupaten dan kota hingga provinsi,” ujar Warjuki.
Pelantikan ini dihadiri pembina dan pengurus DPP PPKRI, perwakilan Kapolda Jawa Tengah, Bupati Temanggung, Kapolres Temanggung, Dandim 0706/Temanggung, Bakesbangpol Kabupaten Temanggung, pengurus MADA DPD PPKRI Jawa Tengah, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Sejumlah pengurus Macab PPKRI yang dilantik berasal dari Kabupaten Temanggung, Pekalongan, Cilacap, Sragen, Banjarnegara, dan Demak. Dari Kabupaten Pekalongan, salah satu pengurus yang turut dilantik adalah Ibu Aida, yang dipercaya masuk dalam jajaran kepengurusan Macab PPKRI. Pelantikan ini menandai keterlibatan aktif unsur perempuan dalam memperkuat peran organisasi di daerah.
Dewan Pembina MADA DPD PPKRI Jawa Barat, Letkol Purn TNI Soegino MW, menegaskan bahwa PPKRI merupakan organisasi resmi yang lahir di era perjuangan mempertahankan kemerdekaan dan diakui oleh negara. Ia menilai PPKRI memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial dan kebencanaan.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian umum oleh Ustadz Mohammad Rifki Syarifuddin, Lc., MA, dari Magelang, yang dihadiri ratusan jemaah. Rangkaian acara ditutup dengan pentas kesenian daerah seperti Tari Grasak, Topeng Ireng, dan Kuda Lumping.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua MADA DPD PPKRI Jawa Tengah kembali menegaskan arah perjuangan organisasi. “Misi utama PPKRI adalah mewujudkan cita-cita luhur pendiri dan perintis kemerdekaan Republik Indonesia, yakni merdeka yang bahagia lahir dan batin,” tandas Warjuki.
