Pekalongan, 6 Januari 2026 – Pejabat Fungsional Polisi Kehutanan Ahli Muda dari Balai KSDA Jawa Tengah, Seksi KSDA Wilayah II Pemalang, Endi Suryo Heksianto, mengkonfirmasi tindak lanjut laporan masyarakat tentang keberadaan monyet ekor panjang di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Laporan diterima melalui call center Balai KSDA pada Senin (5/1/2026), yang menginformasikan satwa liar itu berkeliaran di pemukiman.
Selama survei di lokasi sekitar belakang baliho Pegadaian (Raja Gadai) pada hari ini, tim menemukan monyet tersebut masih berkeliaran di sisi barat kecamatan, di kawasan ruko dengan sedikit pohon tinggi, meskipun habitat potensialnya berada di daerah berpohon lebih banyak di sebelah barat.
Meskipun tidak termasuk satwa dilindungi, monyet ekor panjang memiliki sifat liar yang berpotensi mencederai, melukai, atau merusak properti warga. Selain itu, satwa ini dapat menularkan penyakit zoonosis kepada manusia. Saat ini, belum ada laporan gangguan atau kerusakan akibat keberadaannya.
Untuk penanganan, BKSDA telah memasang kandang jebak di pekarangan warga yang sering dikunjungi monyet, karena ada tanaman pisang, rambutan, dan mangga sebagai sumber pakan. Selain itu, pemerintah kecamatan dan desa diminta mengimbau masyarakat untuk tidak berinteraksi langsung atau mengganggu monyet agar tidak menjadi agresif, tidak membuang sampah makanan sembarangan, dan bersikap cuek jika menjumpainya.
Endi juga menekankan pentingnya toleransi antara manusia dan satwa liar untuk menjaga keseimbangan ekosistem, serta mengingatkan agar tidak memelihara satwa liar di lingkungan pemukiman yang dapat menimbulkan kerugian dan dampak negatif.
Camat Karanganyar, Budi Rahmulyo, menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat BKSDA.
“Terima kasih kepada BKSDA atas respon dan tindakan cepatnya. Masyarakat dihimbau untuk turut memastikan keselamatan satwa tersebut sampai benar-benar aman dalam penanganan petugas,” ujarnya.
Sementara itu, perangkat Desa Karangsari, Rosyid, mewakili warga menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan profesional BKSDA dalam proses penanganan monyet liar ini, sehingga keamanan dan kenyamanan warga tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek konservasi,” ungkapnya. (Han)
