Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten serta Kota Pekalongan mendorong berbagai elemen masyarakat untuk bergerak bersama. Di tengah situasi tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekalongan terus berusaha menunjukkan konsistensi dan komitmennya dalam merawat amanah sosial lewat kerja-kerja kemanusiaan. Untuk kesekian kalinya, HMI kembali menyalurkan bantuan dan membersamai warga terdampak banjir di berbagai titik pengungsian, dengan satu ikhtiar yang sama: semoga lelah menjadi lillah.
Sejak awal masa tanggap darurat, HMI Cabang Pekalongan telah hadir dan menyalurkan bantuan di sejumlah lokasi terdampak, di antaranya Posko Desa Sepacar, Desa Pasirsari, Tegaldowo Barat, Posko Masjid Arf Arslan, serta Dapur umum Posko Tegaldowo RT 09 dan RT 10. Bantuan yang disalurkan meliputi 230 nasi siap santap, air mineral, pakaian layak pakai, kebutuhan pokok dan obat-obatan, yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di masing-masing wilayah.
Aksi kemanusiaan tersebut kembali berlanjut pada Sabtu sore, 24 Januari 2026, dengan distribusi bantuan di Posko Masjid Al Karomah, yang tercatat sebagai lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak kedua di Pekalongan. Pada kesempatan ini, HMI menyalurkan bantuan yang difokuskan pada kelompok rentan, berupa susu bayi, popok bayi, dan popok lansia, guna menjaga kesehatan dan kenyamanan para pengungsi.
Selain distribusi logistik, para kader HMI juga meluangkan waktu untuk berinteraksi secara hangat dan mengobrol riang dengan para pengungsi dan relawan dapur umum. Kehadiran tersebut menjadi bentuk dukungan moral dan penyemangat, sekaligus menegaskan bahwa solidaritas tidak selalu hadir dalam bentuk barang, tetapi juga melalui perhatian dan kebersamaan.
M. Ilyas Djazuli sebagai Ketua Umum HMI Cabang Pekalongan menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan HMI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana. “Kami sadar bantuan yang diberikan belum seberapa, namun kami berharap setiap langkah kecil ini bernilai ibadah dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Semoga lelah yang kami rasakan menjadi lillah,” ujarnya.
Melalui rangkaian aksi kemanusiaan ini, HMI Cabang Pekalongan menegaskan perannya sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya bergerak dalam ruang intelektual, tetapi juga turun langsung ke lapangan, merawat solidaritas, dan mengambil bagian aktif dalam persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat sebagai bentuk merawat amanah sosial.
