LUBANG JALAN BERULANGKALI RUSAK, MENYEBABKAN BANYAK KECELAKAAN DI WONOPRINGGO
Pekalongan, 20 Maret 2026– Sebuah kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dan mobil patroli Satlantas Polres Pekalongan terjadi di jalan sekitar selatan SMP Muhammadiyah, Rowokembu, Wonopringgo. Kejadian tersebut disebabkan oleh lubang jalan yang besar dan dalam, yang sudah berulang kali rusak meskipun pernah ditambal (18/3/2026).
Menurut Fahza, warga setempat yang sering menggunakan jalur tersebut, rombongan motor dari arah selatan sedang menuju utara berkecepatan cukup tinggi, kemudian salah satu unit terjatuh karena mengenai lubang jalanan, pada saat yang bersamaan motor tersebut menyenggol sesama rombongannya. Akibatnya, dua motor terjatuh dan salah satunya terhempas ke sisi kanan dan terhempas menabrak mobil patroli Polisi yang sedang bergerak dari arah utara.
"Lubang ini sudah ada sejak sebelum puasa, sempat ditambal tapi hanya dua hari kemudian bolong lagi," ujar Fahza. Menurutnya, titik tersebut memang sering mengalami kerusakan dan telah menyebabkan banyak kejadian kecelakaan yang tak terhitung jumlahnya, bahkan ia sendiri beberapa kali turut membantu korban yang terjatuh di lokasi yang sama.
Kecelakaan biasanya terjadi pada sore hingga malam hari, dikarenakan jalur tersebut kurang penerangan dan relatif sepi. Korban yang terjadi biasanya mengalami luka-luka, bahkan pada kejadian terkini ada korban yang kondisinya cukup parah dan langsung dijemput keluarga yang diperkirakan warga Karanganyar.
Sebagai warga setempat, Fahza berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh, mengingat kerusakan pada jalan yang merupakan terowongan saluran irigasi tertutup tersebut telah banyak menelan korban.
Ia juga menyarankan pemerintah setempat untuk segera menangani masalah tersebut agar korban tidak terus bertambah akibat jalan yang tak pernah mulus di titik tersebut.

AKTIVIS SOSIAL MENDESAK PERBAIKAN JALAN, TUNTUT TANGGUNG JAWAB PEMANGKU KEPENTINGAN
Mengikuti kejadian kecelakaan akibat lubang jalan yang berulang rusak, aktivis sosial Mas Islah dari Kabupaten Pekalongan yang kebetulan berada di lokasi kejadian memberikan pandangan terkait kondisi jalan tersebut.
Menurut Mas Islah, jalur yang menjadi lokasi kecelakaan merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan Wonopringgo dan Karanganyar, berada di depan SMP Muhammadiyah Wonopringgo. Jalur ini juga sering dilewati oleh pejabat tingkat Kabupaten, termasuk Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Bagian Bina Marga, dan PLT Bupati Kabupaten Pekalongan.
"Kita sebagai pemerhati sosial berharap jalan ini segera diperbaiki agar memberikan kenyamanan dan manfaat bagi seluruh warga Kabupaten Pekalongan juga berfungsi sebagaimana mestinya," ujarnya,

Mas Islah menambahkan bahwa kondisi jalan yang rusak dan sering menimbulkan kecelakaan perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah sebagai pihak berwenang. "Para pejabat melintas di jalur ini setiap hari hampir setiap saat, apa mereka buta mata buta hati atas keadaan ini. Di mana rasa tanggungjawab mereka!" Tegasnya.
Sebagai pengamat sosial, Mas Islah menegaskan bahwa pihak yang paling bertanggung jawab adalah pemimpin wilayah, yaitu pemerintah Kabupaten Pekalongan yang dipimpin oleh Bupati. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang tidak lemah dari DPRD, yang telah diberikan wewenang dan tanggung jawab untuk mengawasi pembangunan daerah.
Drc
