Infokota.online
Pekalongan — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mendorong Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Walisongo Cabang Pekalongan untuk aktif berkolaborasi dalam pembangunan daerah. Di saat yang sama, mahasiswa juga diminta tetap menjaga independensi dan daya kritis terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, saat mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, pada pelantikan pengurus HMI dan Korps HMI-Wati (Kohati) Komisariat Walisongo UIN Gus Dur periode 2026–2027 di Rumah Dinas Wakil Bupati Pekalongan, Minggu (11/10/2026).
Yulian menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik pelantikan tersebut dan mendukung penuh keterlibatan mahasiswa sesuai dengan porsi dan kapasitasnya.
“Pemerintah hadir dan memberikan dukungan serta dorongan kepada kawan-kawan, adik-adik kita yang ada di HMI Pekalongan, khususnya di Komisariat Walisongo, untuk berkolaborasi bersama pemerintah daerah sesuai dengan tugasnya masing-masing,” ujar Yulian.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif mahasiswa diharapkan mampu mendorong peningkatan integritas pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Yulian juga mengingatkan agar dukungan pemerintah tidak membungkam daya kritis mahasiswa.
“Berpikir kritis dan berdialektika, termasuk untuk mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah daerah, tidak ada masalah. Sepanjang tujuannya adalah untuk kebaikan Kabupaten Pekalongan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yulian berpesan agar kepengurusan selama satu tahun ke depan dimanfaatkan secara optimal dan tidak sekadar berhenti pada agenda seremonial pelantikan semata.
“Jadikan satu tahun ini sebagai laboratorium kepemimpinan bagi mereka yang baru dilantik. Terus berpikir dialektis, kritis, analitis, dan sebagainya,” tambah Yulian.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Farid Abdul Khakim, menilai momentum pelantikan ini sangat penting untuk memperkuat sinergi di bidang pembinaan pemuda.
“Walaupun masa baktinya satu tahun, dengan adanya pengukuhan dan pelantikan ini, tentu ke depan kami akan lebih berkolaborasi lagi di bidang kepemudaan. Sehingga pembinaan kepemudaan di wilayah Kabupaten Pekalongan semakin baik dan semakin meningkat,” tutur Farid.
Farid menyebutkan beberapa ruang kolaborasi yang dapat diisi oleh kader HMI, antara lain pengembangan pemuda pelopor serta inovasi kepemudaan di daerah.
Dukungan senada diungkapkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pekalongan, Budi Rahardjo. Ia mengapresiasi hubungan baik yang telah terbangun selama ini dan membuka peluang sinergi program penguatan wawasan kebangsaan serta ideologi Pancasila.
“Alhamdulillah, ke depan harapan kami sinergi dapat dilaksanakan untuk mendukung program-program kegiatan di Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan,” kata Budi.
Ia pun berharap komunikasi dan kerja sama harmonis antara Bakesbangpol dan HMI dapat terus dipertahankan.
“Selama ini kerja sama sudah berjalan dengan baik. Mudah-mudahan dapat kita pertahankan dan kita tingkatkan,” pungkasnya. (Han)
