infokota.online
Abdya, Aceh — Program peningkatan budaya literasi kembali digalakkan di Kabupaten Aceh Barat Daya. Melalui kegiatan Saweu Gampong III, Komunitas Literasi Abdya bersama sejumlah organisasi kepemudaan dan pendidikan memanfaatkan layanan perpustakaan desa yang disambut antusias oleh anak-anak di Desa Geulumpang Payong.
Kegiatan bertema “Membangun Gerakan Literasi di Kalangan Desa” tersebut menjadi wadah untuk mendekatkan masyarakat dengan buku serta meningkatkan minat baca, khususnya bagi generasi muda di wilayah pedesaan.
Saweu Gampong III digelar atas kolaborasi antara Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya, Perpustakaan Gelumpang Payong, Muda Literasi, serta Bakuje Literasi. Kegiatan berlangsung di kawasan Gelumpang Payong Kabupaten Aceh Barat Daya, Ahad (11/10/2026).
Maulia Rahman, S.Pd Ketua Umum IKA STKIP Muhammadiyah Abdya menyampaikan bahwa kegiatan Saweu Gampong merupakan bentuk silaturahmi sekaligus kepedulian terhadap perkembangan literasi masyarakat desa.
“Saweu Gampong ini menjadi bagian dari upaya menjalin hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan budaya membaca di lingkungan desa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan diharapkan dapat terus berlanjut melalui kolaborasi berbagai komunitas literasi di Abdya.
“Kami berharap Komunitas Literasi Abdya dapat terus berkolaborasi dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat Abdya,” katanya.
Dalam kesempatan itu, pihak penyelenggara juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa yang telah memberikan dukungan dan izin pelaksanaan kegiatan. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada para alumni STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya yang turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya program tersebut.
Kehadiran perpustakaan keliling menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan Saweu Gampong III Melalui fasilitas tersebut, anak-anak Desa Gelumpang Payong mendapatkan kesempatan untuk membaca berbagai koleksi buku secara langsung.
Pihak penyelenggara juga mengapresiasi Perpustakaan Desa Geulumpang Payong yang telah mendukung kegiatan melalui sosialisasi Literasi. Kehadiran perpustakaan tersebut dinilai mampu menumbuhkan semangat membaca anak-anak desa.
Menurutnya, literasi memiliki peran penting dalam membuka wawasan masyarakat serta meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan semakin mudahnya akses terhadap buku dan ilmu pengetahuan, masyarakat desa diharapkan mampu berkembang dan memiliki pola pikir yang lebih maju.
“Kami berharap masyarakat semakin dekat dengan buku dan ilmu pengetahuan. Literasi adalah kunci untuk membuka wawasan serta meningkatkan kualitas hidup,” tutupnya.
(Lia)
