Sinergikan Program Kerja 2027, TP PKK Kabupaten Pekalongan Gelar Rapat Konsultasi Bersama Pembina OPD di Kajen
Pekalongan, 13 Agustus 2026– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Konsultasi bersama jajaran pembina dari unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kegiatan strategis ini berlangsung di Aula Lantai I Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan, Kajen, pada Kamis (13/8/2026).
Rapat konsultasi tersebut diselenggarakan guna menyinkronkan dan menyelaraskan arah perancangan program kerja TP PKK Tahun 2027 dengan agenda prioritas pembangunan daerah yang dijalankan oleh masing-masing perangkat daerah.
Dorong Kemitraan Strategis dan Perluasan Jejaring
Acara dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, H. Sukirman, S.S., M.S.. Dalam arahannya, Sukirman mengapresiasi kontribusi nyata TP PKK yang selama ini dinilai berdampak langsung terhadap perbaikan indikator makro pembangunan di Kabupaten Pekalongan, mulai dari penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan, hingga penurunan angka pengangguran terbuka.
“Rapat konsultasi ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan arah gerak program PKK dengan agenda pembangunan pemerintah daerah. Melalui kemitraan dan kolaborasi yang erat, program kerja tidak berjalan sendiri-sendiri sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sukirman.
Sukirman juga mendorong agar TP PKK dan OPD tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan aktif memanfaatkan skema kemitraan non-APBD melalui kolaborasi dengan BUMN/BUMD, perbankan, hingga lembaga swadaya masyarakat (NGO) internasional.
Selain itu, ia menitipkan beberapa fokus perhatian daerah, seperti peningkatan indeks literasi masyarakat, pencegahan pernikahan dini, pencegahan pergaulan bebas, serta penguatan pengawasan sosial berbasis Dasawisma.
Inovasi Program Pokja PKK Berbasis Akronim
Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Dr. Hj. Galuh Kirana Sukirman, S.S., M.Pd., dalam pemaparannya menyampaikan rencana program kerja tahun 2027 dari masing-masing Kelompok Kerja (Pokja). Menariknya, TP PKK meluncurkan berbagai program inovatif dengan akronim komunikatif agar mudah dipahami masyarakat luas, khususnya generasi muda seperti :
1. Pokja I (Pancasila & Gotong Royong)Berfokus pada pola asuh, hukum, dan perlindungan anak/keluarga:
* PARETI: Pola Asuh Anak di Era Digital.
* GOLONGAN ANTIK: Bocah Pekalongan Anti Nikah (Pencegahan Pernikahan Dini).
* KRISAN: Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba.
* KILAS: Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual.
* KIAT: Keluarga Indonesia Anti-Trafficking.
* KISAH: Keluarga Indonesia Sadar Hukum dan Administrasi Kependudukan.
2. Pokja II (Pendidikan, Keterampilan & Koperasi) Berfokus pada penguatan ekonomi keluarga dan pendidikan:
* Advokasi penyelenggaraan PAUD PKK dan pembinaan kelompok Bina Keluarga Balita (BKP).
* Pelatihan keterampilan masyarakat berbasis desa/kelurahan binaan.
* Pembinaan pengelolaan keuangan simpan pinjam dan Lomba Kelompok UP2K-PKK.
3. Pokja III (Pangan, Sandang, Perumahan & Tata Laksana Rumah Tangga). Berfokus pada ketahanan pangan dan lingkungan hidup:
* Pelatihan pemanfaatan pekarangan produktif berbasis kearifan lokal, Gerakan Keluarga Cerdas Gizi, dan pola konsumsi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).
* Kampanye Stop Boros Pangan dan edukasi gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.
* Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal.
* Pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan limbah minyak jelantah, pembuatan biopori, hingga pendampingan rumah layak huni.
4. Pokja IV (Kesehatan, Kelestarian Lingkungan & Perencanaan Sehat)Berfokus pada penanganan kesehatan masyarakat dan penekanan angka stunting:
* Ngemil Rengginang: Ngeluruh Ibu Hamil Beresiko Tinggi Pening Pekalongan (Upaya penurunan Angka Kematian Ibu).
* Gemar Anting Asik: Gerakan Mamah Pintar Atasi Stunting dengan ASI Eksklusif.
* Kepiting Dikecapin: Pencegahan stunting melalui kelas calon pengantin (catin).
* Optimalisasi cakupan pelayanan Keluarga Berencana (KB) melalui Bakti Sosial KB Kesehatan.
Kehadiran Lintas Sektor
Kegiatan rapat konsultasi ini turut dihadiri oleh jajaran Asisten Sekda, jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan (antara lain Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Koperasi & UMKM, Dinas PU), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Pekalongan.
Melalui diskusi interaktif yang terbangun, rapat konsultasi ini diharapkan menghasilkan kesepakatan serta komitmen bersama antar-instansi guna mengoptimalkan pos pemberdayaan berbasis keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan.
Drc
