Infokota.online
Pekalongan — Warga RT 13 Desa Sambung Jambu, Kecamatan Bojong, terpaksa melakukan perbaikan jalan secara mandiri setelah kerusakan jalan di wilayah tersebut tak kunjung mendapatkan penanganan. Kondisi jalan yang berada di sisi selatan desa itu disebut semakin parah dan membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan jalan yang telah berlangsung cukup lama membuat aktivitas warga terganggu. Selain sulit dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, jalan berlubang juga dinilai rawan menyebabkan kecelakaan, terutama saat hujan turun karena genangan air menutupi permukaan jalan yang rusak.
Karena belum ada perbaikan dari pihak terkait, warga akhirnya berinisiatif untuk memperbaiki akses jalan secara mandiri.
Langkah itu dilakukan agar jalan tetap dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
“Kami sudah lama menunggu, tapi belum ada perbaikan. Akhirnya warga sepakat untuk memperbaiki sendiri supaya bisa dilalui dengan aman,” ujar salah satu warga saat ditemui di lokasi.
Perbaikan dilakukan secara mandiri oleh warga sekitar dengan menutup sejumlah titik jalan yang berlubang menggunakan material seadanya. Meski belum permanen, upaya tersebut dinilai cukup membantu memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari. pasalnya, jalan tersebut menjadi akses penting bagi mobilitas warga, termasuk untuk kegiatan ekonomi dan pendidikan.
Menurut warga, kerusakan jalan semakin memburuk dalam beberapa bulan terakhir akibat intensitas hujan dan tingginya aktivitas kendaraan yang melintas. Jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, kondisi jalan dikhawatirkan akan semakin rusak dan membutuhkan biaya perbaikan lebih besar.
Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan, kerusakan infrastruktur juga dinilai berdampak terhadap kenyamanan dan kelancaran distribusi hasil pertanian maupun aktivitas usaha masyarakat setempat.
Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan permanen agar akses transportasi masyarakat kembali normal dan aman dilalui.
(Dim)
