Infokota.online
Pekalongan, 28 Maret 2026 – Tradisi tahunan Liga Desa Kalipancur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan kembali digelar meriah pada momen Syawalan, tepatnya tujuh hari setelah Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini menjadi ajang yang dinantikan oleh warga, khususnya para pemuda yang pulang kampung setelah merantau di luar kota.
Liga yang mempertemukan berbagai tim dari dusun-dusun di Desa Kalipancur ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya penonton yang hadir di setiap pertandingan.

Kepala Desa Kalipancur, Muhrozi, dalam wawancaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini telah menjadi agenda rutin tahunan desa. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan liga ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan sebagai wadah memperkuat tali silaturahmi.
“Liga Kalipancur ini diselenggarakan rutin setiap tahunnya dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat persaudaraan, khususnya bagi warga dan para pemuda yang merantau di luar kota,” ujar Muhrozi.
Menurutnya, momen Syawalan menjadi waktu yang tepat karena banyak perantau yang pulang ke kampung halaman. Dengan adanya liga ini, mereka dapat kembali berkumpul, berinteraksi, dan menjalin kebersamaan dengan warga lainnya.

Selain pertandingan yang kompetitif, suasana kekeluargaan sangat terasa selama liga berlangsung. Warga dari berbagai kalangan turut berpartisipasi, baik sebagai pemain, panitia, maupun pendukung.

Diharapkan, Liga Desa Kalipancur dapat terus dilestarikan sebagai tradisi positif yang tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
( S.A.R )
